Ciayooooo…kali ini aku akan banyak bercrita tentang pengalamanku bersama ke 6 temanku dalam berlibur bersama di pangandaran dan sekitarnya..Rencana liburan ini merupakan kelanjutan dari tradisi kami di ATMI untuk refreshing bersama dan sharing pengalaman bersama.Kami Windar,Peci,Pletux,Kunyuk,Gendruk,Campret, dan Sronggot memulai hari itu dengan bangun pagi karena kami janjian untuk berangkat jam 7 di rumah campret..eee gara2 sronggot bangun kesiangan ya..kita jadinya berangkat jam 10 setelah terjadi percecokan lucu antara kami ber7..he he…aku sudah membawa bekal berupa 7 dus gudeg kendil khas jogja serta beberapa makanan kecil termasuk roti. Kami berangkat dengan menggunakan mobil kepunyaan si windar. Perjalanan kami ke Pangandaran merupakan perjalanan pertama kali di usia kami 21-23th. Canda dan tawa serta rencana selalu terdengar seru diantara kami..kami bersama2 merencanakan apa saja yang akan kami lakukan selam liburan ini. Sesekali kami membubui percakapan itu dengan banyolan2 khas ATMI ha…Kami sempat berhenti didaerah Buntu untuk menyantap makan siang gudeg kendil yang kubawa dari rumah.ehmmm enak dan benar2 mak nyus. kami makan dipinggir jalan dan sawah, dengan hanya beralaskan matras dan segelas dawet ayu kahs daerah situ kami menikmatinya dengan senang. Tingkah lucu si kunyuk turut membuat suasana waktu itu menjadi seru..Dasar si kunyuk dia kebingungan cari dompet eeeternyata jatuh tepat di bawah joknya..wuuu.Setelah itu kami mekanjutkan perjalanan kami. Sesuai dengan petunjuk si sok tau gendrukk he he kami lewat jalur bandung jakarta, majenang,banjar kemudian pangandaran. Hal ini konon karena gendruk mendapat informasi kalo jalan lewat cilacap itu jelek..ee ternyata kalo lewat majenang perjalanan menjadi 2jam lebih lama.hiks..ditambah ada badai yang dashat yang sampai membuat ban mobil kami terperosok dan ya harus didorong he he.Setelah 8 jm berlalu sampailah kami di Pantai Pangandaran Jawa barat euy…saha eta he he..aku senang sekal karena ini adalah kali pertamaku ke jawa barat. ada pengalaman seru lho.. kami melihat cara menangkap kelelawar di sepanjang pantai pangandaran. Bayangkan aja besar dari kelelawar itu sepanjang 2 lengan orang dewasa. Guede banget khan..cara yang digunakan cukup unik lho, mereka menggunakan media layangan yang menyerupai bentuk kelelawar sehingga kelelawar mengira itu temannya jadinya dia tersangkut senar pengikat layang itu. jadinya kena deh…Setelah itu kami berinisiatif untuk berkeliling melihat suasana pantai pangandaran pasca Tsunami dan ternyata sepi dibandingkan pantai-pantai lain. banyak juga bangunan yang rusak akibat terjangan yang dahsyat dari tsunami.Kami kebingungan mencari tempat menginap dan akhirnya kami tak sengaja melewati pos pelayanan perairan di daerah pantai timur pangandaran..waktu itu kami kawatir apakah kami bisa menginap di pos itu. Terlebih kami juga khawatir dengan bahasa yang digunakan dan akhirnya kami menggunakan bahasa indonesia. Aku dan sronggot mengawali pembicaraan itu. “Dari mana ini, silahkan…”sapa polisi itu dengan ramah, “Kami dari solo pak!”jawab sronggot. “OOalah saya dari kartasura kok, ada yang dari kartasura gak?” jawab salah satu polisi itu..Wah awal yang baik rupanya ketika mengetahui bahwa penjaga pos pilisi itu juga dari solo. cihuyy….akhirnya kami bisa menginap di pos itu barang semalam…ooya polisi yang kami temui adalah pak jarwo dari madiun dan pak wahyu dari kartsura. Kami diajak sharing tentang pengalaman 15 tahun mengabdi di perairan Indonesia. seantero jawa barat sudah ia jelajahi. Pak wahyu juga menceritakan pengalamannya waktu kejadian Tsunami, bagaimana mencari mayat di laut, menancapkan bambu di laut untuk membuat bagang( salah satu media mencari ikan dlam bahasa sunda). dia sudah berkeluarga dan dikaruniai hampir dua anak. Anak yan pertama bernama dit dan sudah duduk dikelas 1.Di Pangandaran ada banyak obyek wisata ada pantai barat, timur dan cagar alam.Kami juga sempat mengunjungi cagar alam itu lho, disana kami menikmati keindahan alam yang masih liar. Ada monyet, gua alam dan wisata pasir putih. kami juga sempat berenang bersama di pantai itu..asik n asoy lho…
Kami meninggalkan pangandaran pukul 12.00. rute kami berikutnya adalah cilacap dan nusakambangan. Untungnya kami diberitahu jalannya oleh pak wahyu. dan berangkatlah kami.. Kami sampai di kota cilacap pukul 16.00. hari itu hari minggu 1 April 2007..kami berhenti untuk makan siang terlebih dahulu. makanan nasi rames cukup membuat kami kembali bersemangat untuk menikmati liburan ini. dan akhirnya kami sampai di obyek wisata teluk penyu dan nusa kambangan, kami meihat juga pertamina dengan kapal-kapal tankernya..keren lhoo. akmi juga menikmati perjalanan lut dengan hanya membayar Rp.10.000 kami bisa sampai pulau nusakambangan. Kami melihat pasir puti(karang bolong) serta benteng pendem peninggalan bangsa belande. he he….kami senag bisa sampai d tempat itu..perjalanan kami berlanjut waktu it menunjukkan pukul 17.00. aku tak lupa membeli souvenir untuk orang-orang yang kusayangi. Setelah itu kami berencana pulang setelah puas menikmati liburan ini…kali itu mobil disetir oleh peci dn wuuu didukung dengan kondisi jalan yg super jelek. juegleer2…duhhh mantep. dan satu pengalaman yang seru tepat pukul 21.00 mobil kami tiba2 lampu depannya mati karena akinya tekor dan sekringnya putus. waktu itu kami baru sampai 8 km sebelum purworejo. kami sempat berhenti di Pom bensin untuk mengecek kondisi mobil. Sampai sronggot menelpon ayahnya tentang kondisi mesin ini. dan inisiatif yang kami lakukan adalah denganmendorong dan akhirnya mobil bisa jalan lagi walaupun sesekali lampu mati hii…ngeri. kami juga sempat makan dan bersendau gurau bersama. gila mahal sekali aku sekali makan habis Rp.14.000 he he (nasi goreng specal boo…)singkat cerita kami harus menginap di pos polisi purwodadi samapi senin pagi hiks….kisah ini masih berlanjut dengan refleksi2 unik dan lucu…terima kasih…



Portal Informasi Online Pangandaran,
klik http://www.infopangandaran.com
terima kasih
Salam kenal , dari pengelola tour pangandaran,
Jika anda berminat untuk ke pangandaran bisa hub kami :
pangandarantour.blogspot.com
salam
surya