Kebanjiran Bang…

30 12 2007

Kawan tak terasa kini kita sudah berada dalam sebuah waktu dimana kita harus sangat menyadari bahwa ekosistem lingkungan kita sudah rusak akibat ulah manusia yang gak bertanggung jawab kata ibuku “nakal n ndableg(bahasa jawa dari gak mau nurut)”. Masih teringat dari memoriku ketika aku pergi ke wonogiri untuk tanam jarak,ke pantai sembukan dan nampu. dan dengan sekejap mata ku lihat kabar mengejutkan lewat televisi di kostku yakni telah terjadi longsor di tawangmangu, banjir di solo karena bengawan solo meluap,tak pelak daerah danan wonogiri harus merelakan 167 rumah lebih karna kebanjiran rusak n rubuh tak terkecuali ternak. nah kawan bencana ini datang tiba-tiba dan tak terduga. Apakah Tuhan sudah marah terhadap bumi?Apakah Bumi gak mau dengar seruan tentang alam? ngawi,kudus,dll terendam si jago biru (konon lawan dari si jago merah) juga lho jadi kejadian ini melengkapi kalender bencana di tahun 2007 ini. Semoga di tahun 2008 manusia semakin sadar akan kebahagiaan anak maupun cucu mereka yang masih ingin merasakan sejuknya udara bumi,indahnya alam Indonesia, segarnya udara yang mereka hidup?inilah kesadaran yang mahal harganya. Ciaaaayooo n selamat berjuang para relawan bencana semoga upahmu besa di surga amin. Tetap serukan “Selamatkan lingkungan kita dengan peduli terhadap lingkungan.Demi kebahagiaan generasi 20 bahkan 30 tahun mendatang” Salam persahabatan JSN





Pantai Sembukan, Nampu dan Tanam Jarak

24 12 2007

Pantaiku yang IndahTanggal 20 sampai 26 ini aku libur nah ada banyak kegiatan di liburan kali ini. JSN(Jesuits Scholastic for Nature) mengadakan kegiatan tanam jarak,wisata ke pantai sembukan,serta nampu di daerah Wonogiri. Wuh aku berangakat dari jogja pukul 4 pagi kemudian bersama wakil dari simetris(komunitas peduli lingkungan SMA St.Laurentia Tangerang) yang diwakili oleh ibu ivon langsung menuju ke klaten aku menjemput bernand adik kelasku waktu aku kuliah di ATMI solo, setelah itu aku menjemput Sronggot dan kakaknya di wedi. Dalam perjalanan ke Wedi klaten kami sungguh mengagumi karya sang pencipta dengan adanay udara sejuk serta masih banyak kami temui sawah lapang yang hijau yang jarang kami temui di JAkarta sekitarnya. Kira2 pukul 7.00 kami tiba di solo untuk menjemput deli dan tante ndut. Setelah semua siap kami langsung meluncur ke rumah aji di wonogiri. disana kami sudah disambut rekan2 yang sudah sampai duluan. Mengingat jadwal menanam sudah dekat maka kami langsung meluncur ke Sekolah PL di danan wonogiri. Di sanalah tempat kami melakukan kegiatan menanam jarak. Kami tak sendirian, klami juga dibantu oleh adik- adik dari SMA PL yang tergabung dalam pencinta alam SMA PL danan. Wuh meriah banget dan seru. oOOO.iya…jarak merupakan salah satu tanaman yang sering kami tanam karena jarak merupakan tanaman yang bijinya berguna sebagai bahan bakar terbarukan dan dimanfaatkan sebagai biodiesel. Nah JSN bekerjasama dengan ATMI solo yang menyediakan bibit menanam bersama2 setiap bulannya.Tanaman jarak merupakan tanaman yang sangat mudah ditanam bahkan di bebatuan jarak bisa hidup. Hebat bukan!!! lanjut ya…setelah kira2 1000bibit jarak kami tanam kami melanjutkan perjalanan ke pantai sembukan. Sebelumnya kami dan rombongan mampir ke warung sederhana untuk makan soto, nasigoreng,tongsesng wuhhh uenak banget lumayan sekedar mengisi perut yang krucuk2…

Jalan yang kami lewati sungguh berliku2 ada tanjakan,turunan, bahkan belokan belokan yang cukup memacu adrenalin. kira2 2jam perjalanan kami sampai di pantai sembukan. Waktu itu kebetulan air laut pasang wuh indah sekali karena tempat itu masih jarang wisatawan berkunjung kesitu. Kami tracking ke atas bukit dan disana ada tempat di mana kita bisa melihat indahnya dunia ini dengan melihat jajaran pulau dengan laut sebagai batas luarnya. ada burung yang berterbangan dengan asiknya. Tak hanya itu monyet-monyet kecil masih banyak berkeliaran disana menambah keasrian dan keaslian pantai sembukan. Wuah..setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke pantai nampu yang tak jauh dari pantai sembukan. Disana terkenal dengan pasir putihnya. Kami tak lupa untuk mandi bermain air di panatai tetapi setelah itu kami melakukan environment first yaitu kami bersama-sama mengambili sampah yang ada di sekitar panatai. Tradisi inilah yang menjadi cirikas JSN disetiap kegiatannya. Singkat kata Alam ini sangatlah indah kawan kalo bukan sekarang kapan lagi kita selamatkan lingkungan supaya anak cucu kita kelak bisa menikmati udara segar,panatai indah,tumbuhan hijau membentang dengan segala isi ekosistemnya…Salam Persahabatan JSN